Ada syetan pada setiap manusia
Syetan tak pandang bulu dalam menggoda manusia, termasuk juga kepada Rasulullah. Demikian sebuah riwayat ’Urwah bi Az Zubair tentang istri Rasulullah, Siti Aisyah. Suatu malam Rasulullah keluar dari rumah Aisyah. Hal itu membuat timbulnya kecemburuan Aisyah, hingga dia membuntuti perjalanan Rasulullah. Di tengah jalan, karena merasa ada yang membuntutinya Rasulullah menoleh kebelakang maka dilihat istrinya.” Wahai istriku, Aisyah, kenapa engkau membuntutiku?” tegur Rasulullah.
Aisyah diam, tak menjawab. Andaikata saat itu siang hari, maka akan terlihat wajah Aisyah yang memerah karena malu.
”Cemburukah engkau, hingga melakukan ini semua?” tanya Rasulullah lagi.
” Orang seperti aku ini bagaimana tidak mencemburui orang seperti engkau, Rasulullah,” jawab Aisyah.
”Apakah syetan telah datang kepadamu?”
Mendengar pertyanyaan Rasulullah, Aisyah menjadi terkejut, dan balik bertanya.
”Apakah ada syetan pada diriku, ya Rasulullah?”
”Ya, ada.”
”Apakah syetan juga ada pada setiap manusia?”
”Ya, ada pada setiap manusia,” tegas Rasulullah.
”Apakah juga ada pada diri engakau, ya Rasulullah?
”Ya, ada. Tetapi, Tuhanku Yang Maha Gagah dan Maha Mulia telah menolongku untuk mengalahkan syetan, sehingga akau selamat,” jawab Rasulullah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar